Thursday, November 28, 2013

Taufiq Terpukau dengan "Bobotoh"


Foto : Dok.Persib Bandung/http://assets.kompas.com/data/photo/2013/11/27/1437058Taufiq780x390.jpg

JAKARTA, KOMPAS.com — Gelandang anyar Persib Bandung, Muhammad Taufiq, mengaku terpukau dengan fanatisme suporter Maung Bandung atau bobotoh.
Taufiq direkrut Persib dari Persebaya 1927. Gelandang asal Surabaya itu merupakan salah satu dari tujuh pemain baru di skuad Maung Bandung, yang saat ini tengah mengikuti pemusatan latihan bersama tim di Ciamis.
“Rasanya sangat senang berada di tengah tim yang mempunyai bobotoh sangat fanatik," jelas Taufiq saat dihubungi, Rabu (27/11/2013).
Salah satu hal yang membuat Taufiq terpukau dengan bobotoh karena mereka selalu memenuhi pinggir lapangan saat tim sedang berlatih.

"Begitu juga di hotel. Ramai banget. Mereka ingin bertemu dengan pemain-pemain Persib. Luar biasa dukungan bobotoh untuk Persib Bandung," bebernya.
Selain Taufiq, Persib juga mendatangkan pemain-pemain berkualitas, di antaranya Ferdinand Sinaga, Abdul Rahman, dan Coulibaly Djibril.

Mereka diharapkan bisa membawa Persib meraih juara pada musim depan. Terakhir kali Persib merasakan juara pada musim 1993-1994.

Penulis: Ferril Dennys 


http://bola.kompas.com/read/2013/11/27/1439448/Taufiq.Terpukau.dengan.Bobotoh.
Editor : Ary Wibowo





Wednesday, September 25, 2013

Usai Juarai Piala AFF, Timnas U-19 Sudah Ditunggu Korsel

Pemain Indonesia mengangkat piala dalam pertandingan Final Piala AFF U-19 di Stadion Deltra Sidoarjo, Jawa Timur, Ahad (22/9). (Republika/Edwin Dwi Putranto)
Pemain Indonesia mengangkat piala dalam pertandingan Final Piala AFF U-19 di Stadion Deltra Sidoarjo, Jawa Timur, Ahad (22/9). (Republika/Edwin Dwi Putranto)


REPUBLIKA.CO.ID, SIDOARJO -- Timnas U-19 Indonesia sukses menjuarai Piala AFF U-19 2013 usai mengalahkan Vietnam 7-6 lewat drama adu penalti dalam laga final di Stadion Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Ahad (22/9) malam.
Usai sukses menjadi juara baru Asia Tenggara, skuat Indra Sjafri sudah ditunggu Korea Selatan di babak kualifikasi Grup G Piala Asia U19 2014 pada Oktober mendatang.
Indonesia satu grup bersama juara bertahan Korea Selatan, Filipina, dan Laos. Evan Dimas dan kawan-kawan akan memulai perjuangannya dengan menghadapi Laos di Stadion Delta Sidoarjo, Jawa Timur, pada 8 Oktober.
Timnas U-19 Indonesia, selang dua hari kemudian, akan menjajal Filipina di Stadion Petrokimia Gresik. Terakhir adalah Korea Selatan pada 12 Oktober.
Korsel, yang sudah 12 kali menjadi juara, berstatus sebagai juara bertahan. Sementara, Indonesia pernah sekali menjadi juara pada 1961.
Pada 1967 dan 1970, timnas Indonesia hanya mampu menjadi runner-up setelah kalah dari Israel (0-3) dan Myanmar (0-3) di partai final.